Mengelola Bisnis Showroom Motor – Mobil

Dealer Motor, Dealer Mobil, Persediaan Unit , Penjualan Langsung, Penjualan Leasing, Bea Balik Nama, ADIRA , FIF, OTO Finance, Laporan Keuangan, Laporan Rugi Laba, Persediaan Spare Part

Alur Pembukuan Usaha Showroom

Leave a comment

 

all

gambar diatas merupakan alur sederhana dari usaha showroom, mulai dari pembelian kendaraan baik baru maupun bekas sampai kepenjulanannya baik cash maupun kredit.

Berikut penjelasan Alur pembukuan usaha showroom:

  1. Pembelian motor dari dealer besar. Jika pembelian pada dealer besar maka pada pembukuan terdapat biaya bongkar muat dan fee dealer.
  2. Jika pembelian motor bekas maka dealer juga membukukan biaya tambahan yaitu biaya servis kendaraan sebelum masuk showroom.
  3. Pencatatan nomor kendaraan pada persediaan. Pencatatan ini dilakukan karena tiap kendaraan bermotor pasti memiliki nomor kendaraa yang berbeda meskipun kendaraannya sama.
  4. Terdapat 2 pilihan untuk penjualan, yaitu penjualan cash yang uang secara langsung dibayar oleh pembeli ke showroom dan yang kedua pembelian kredit, pembelian kredit ini umumnya showroom bekerjasama dengan leasing keuangan.
  5. memisahkan status kendaraan yang sudah laku dan sudah terdapat pembayaran
  6. pengakuan piutang untuk penjualan kredit oleh rekanan leasing.
  7. pembayaran piutang dari leasing ke showroom dari piutang yang sudah terealisasi dari hasil penjualan kredit.

Author: armadilloaccounting

Konsultan Software Akuntansi Koperasi dan UKM Indonesia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s